6 Cara Melancarkan Bahasa Inggris dengan Menyenangkan

"How to learn English with fun?"
Artikel ini kita tuliskan karena banyak teman-teman yang menanyakan bagaimana cara agar nilai TOEFL mereka dapat meningkat dengan pesat. TOEFL secara internasional diakui sebagai standar untuk mengukur kemampuan seseorang berbahasa Inggris. Ingat, bahasa Inggris telah menjadi acuan standar di berbagai negara sebagai bahasa internasional. Bahasa internasional itu bahasa Inggris, bukan bahasa Mandarin, Belanda, Jerman, Prancis, Jepang, Arab, atau Korea. Apabila kita ingin mendapatkan beasiswa nasional ataupun internasional contohnya beasiswa LPDP, ya standarnya adalah TOEFL. Demikian halnya untuk tes menjadi pegawai di berbagai perusahaan elit, nasional maupun internasional. Bahkan saat ini untuk tes masuk PNS, TOEFL sudah menjadi persyaratan standar untuk dapat diterima menjadi pegawai.


Kita seringkali merasa enggan untuk mulai, lawanlah itu. Fokus pada target apa yang kita inginkan? Mau dapat beasiswa keluar negeri? Ya, "paksa"lah diri kita untuk mendapatkan itu. Lancarkan skill bahasa Inggris kita, bagaimanapun caranya.


"Tapi saya tidak punya waktu untuk belajar" 
'Tidak punya waktu' ini hanyalah satu dari seribu alasan yang ada, yang akan menghambat kita untuk meraih apa yang kita inginkan. Buatlah cara agar belajar bahasa Inggris menjadi menyenangkan. Belajar itu menyenangkan, tetapkan ini dibenak kita. Bagaimana cara membuat proses belajar menjadi menyenangkan?

1. Ikut les/kursus bahasa Inggris
Ikut les atau kursus bahasa adalah sesuatu hal yang menyenangkan. Bila tidak menyenangkan, buatlah agar atmosfernya menjadi menyenangkan. Tetapkan pikiran, bahwa les bahasa itu menyenangkan. Jangan membuat alasan, "ah gurunya nggak ganteng atau nggak cantik, atau cara mengajarnya bertele-tele". Hal-hal tersebut hanyalah satu dari seribu alasan. Dalam prosesnya, seringkali kita menjadi agak malas-malasan, contohnya, sering datang terlambat ke tempat les. Sadarilah bahwa tempat les tidak perlu kita, kitalah yang butuh mereka. Mereka hanya butuh uang kita (tidak peduli kita lulus atau tidak). Kita yang butuh mereka untuk meningkatkan nilai TOEFL.

Bila sedang les bahasa, didalam ruang les, maksimalkan itu. Tanyakan semua hal yang kita ingin ketahui untuk meningkatkan nilai TOEFL kita. Tanyakan kata-kata yang tidak kita mengerti, atau bagian dari beberapa struktur kata sulit, kata tunggal, kata jamak, yang kita belum paham. Itu adalah tugas mereka untuk membuat kita menjadi paham. Pelajari bagian vocabularies, structure, jumble questions, jumble sentences, reading, conversation dengan maksimal. Bila perlu, ajak komunikasi guru lesnya diluar jam les.

2. Latihan secara autodidak
Banyak dijual buku dan CD interaktif untuk menyiapkan diri dengan tes TOEFL. Bagi yang lebih pede berbahasa Indonesia, beli yang pengantarnya Bahasa Indonesia. Tapi, sebaiknya beli yang sekaligus bahasa pengantarnya in English, sekalian membiasakan mengerti suruhan atau pertanyaan untuk tesnya. Beberapa lembaga penguji juga menyediakan download gratis tes iBT, ITP dan soal-soal latihan bisa dipakai untuk 'getting familiar' dengan jenis-jenis soal dan cara menjawabnya.
Untuk iBT: https://www.ets.org/toefl/ibt/prepare/ dan
ITP: https://www.ets.org/toefl_itp/content/sample_questions/
Sebagian besar sekolah di luar negeri sekarang prefer untuk internet based test (iBT) karena ada speaking part-nya sehingga overall kemampuan kandidat dalam berkomunikasi in English tergambar jelas.
Juga tersedia video untuk persiapan iBT test day:
https://www.ets.org/s/toefl/flash/15571_toefl_prometric.html

3. Membaca buku, artikel, media online dan jurnal (sangat penting untuk reading comprehension) berbahasa Inggris
Baca, baca dan baca. Dari membaca, kita akan terbiasa untuk menyusun kalimat dengan benar. Jangan batasi hanya novel bacaan anak-anak, tapi lebih ke scientific and literary reading materials, karena justru TOEFL biasanya mereview kemampuan membaca yang 'susah-susah'. Biasakan diri kita dengan level bahasa yang susah, sehingga tidak terkaget-kaget dengan jenis reading test nantinya. Internet jangan cuma buat facebook-an aja. Media online yang menyajikan muatan lokal dalam format "in English" seperti thejakartapost.com atau jakartaglobe.beritasatu.com saat ini juga sangat mudah diakses dengan internet, jadi seharusnya nggak ada alasan untuk

4. Menonton film berbahasa Inggris
Cari berbagai jenis film, tidak hanya genre yang kita suka aja, semakin banyak varian yang ditonton kosakata kita juga semakin berkembang. Untuk menambah kosakata, film dengan setting jaman medieval (abad) pertengahan dengan action perang biasanya bagus untuk menyesuaikan listening kita. Selain itu juga genre drama romantis setting jaman Shakespeare, Louisa May Alcott, etc.
Jangan lupa untuk mematikan 'text translate' bahasa Indonesia dari remote. Kalo nggak dimatikan, sama aja bo'ong.

5. Cari partner tandem (untuk memperlancar conversation
Bergaullah dengan international students atau expats di kotamu! Pasti ada komunitasnya, kenal satu aja, nanti pasti bisa dibawa-bawa kenalan dengan yang lain. Sebaiknya buat jadwal ketemu regular untuk melatih speaking and conversation. Kalau memang tidak memungkinkan bertemu untuk partner tandem ini, bisa juga kenalan di sosial media lanjut ke skype, whatsapp call, etc.
Tandem berarti berdua, atau lebih dari dua orang. Jadi dari kita juga kalau bisa partnermu belajar Bahasa Indonesia. Biasanya ini di posting di media universitas.

Masih nggak nemu juga? Naik taksi atau becak, coba ngobrol in English dengan drivernya. Rata-rata mereka pasti bisa berbahasa Inggris, meskipun kosakatanya terbatas.

6. Liburan ke luar negeri
Ini paling asyik dilakukan. Kalau bisa, saat liburan ke luar negeri, jangan terus-terusan bergerombol jalan dengan sesama orang Indonesia. Cari teman jalan orang setempat, supaya kita kepaksa berbahasa inggris. Lebih bagus lagi kalau bisa ke negara-negara berbahasa inggris, seperti US, UK, Singapore, Hongkong, atau Australia. Kalau mau lebih 'kepaksa' lagi, stay di apartment native speaker berbahasa Inggris, jadi ada kesempatan ngobrol dengan yang punya rumah. Tanya jalan aja dah bisa nambah poin untuk latihan berbahasa Inggris, ingat pitch control, alias suara kita harus jelas terdengar, sesuaikan nada suara, karena saat bicara Bahasa Indonesia, hampir semua orang menggunakan pitch suara rendah.

Jadi, setelah baca artikel ini, masih merasa susah untuk meningkatkan TOEFL? Coba terapkan 6 cara ini, mudah-mudahan nilai TOEFLnya naik dengan pesat.

Referensi buku:
Steal like an Artist | Show your work!

0 komentar:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Free Samples By Mail