Membuat Pengolahan Air Resapan Sederhana


Saat ini air resapan di dalam tanah semakin berkurang, dan lama kelamaan akan habis. Itulah sebabnya mengapa banyak sumur saat ini mengalami kekeringan. Kita tidak mungkin hanya menunggu musim hujan tiba untuk mengumpulkan air.



Salah satu alternatif yang saya coba share adalah membuat pengolah limbah untuk rumah tangga (waste water treatment). Caranya sangat sederhana. Di rumah kita pasti ada yang namanya pralon buangan air bukan? Baik itu untuk cuci piring, cuci baju, air bilasan mandi, atau pralon air hujan. Nah, masukkan saja lagi air buangan tersebut ke dalam tanah. 

-->

Jijik? Jangan salah, hotel-hotel di luar negeri juga banyak yang mendaur ulang airnya. Asalkan air tersebut tidak untuk minum, treatment ini dapat dilakukan. Caranya yaitu sebagai berikut:

Bahan dan alat:
Pralon 1/2inci,secukupnya, sabut atau ijuk, koral (batu untuk cor), saringan pasir (beli 1m saja), paku beton secukupnya, dan kompos / sampah organik (bisa dari daun-daun kering)
Palu, gunting kawat, pacul, cetok, dan pisau cutter.

  • Potong pralon buangan air (pralon 3 inci) dengan cutter pada salah satu titik (cari titik tempat air paling banyak mengumpul). 
  • Gali tanah di sekitar pralon tsb. Galian berbentuk persegi dengan kedalaman +- 1meter, ukuran lebar dan panjang sesuai kebutuhan.
  • Potong pralon 1/2inc menjadi potongan kecil-kecil sepanjang 15cm. Masukkan potongan-potongan pralon tsb ke dalam tanah dengan bantuan palu.
  • Taburkan kompos atau sampah organik pada lapisan paling bawah, kompos dapat dibuat dari sampah organik atau daun-daun kering, ratakan.
  • letakkan koral atau bebatuan di atas kompos, ratakan. koral berfungsi sebagai penyaring untuk menjernihkan air.
  • pada lapisan paling atas, masukkan sabut kelapa. sabut akan berfungsi sebagai filter yang akan menyaring sabun dan bahan-bahan hasil dari produk kimia
  • masukkan saringan pasir. gunakan gunting baja untuk memotong sisi-sisi saringan ini. masukkan saringan kedalam tanah, dan paku dengan paku beton. Saringan pasir ini berfungsi menahan sabut kelapa agar tidak mengapung. (lihat video untuk proses lebih detail)
-->


pengolahan limbah ini dapat diterapkan untuk skala rumah tangga, terutama pada  buangan atau bak kontrol air hujan dan air dari kamar mandi, supaya bisa langsung meresap ke dalam tanah

4 komentar:

eri sujana mengatakan...

mantap mass, terima kasih sudah berbagi

titania mengatakan...

penyelamatan lingkungan tidak cukup hanya dengan omong-omong belaka. talk less, do more, teruskan perjuangannya pak!!!

Singh Style mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
Unknown mengatakan...

Ide yg bagus pak.. tapi biasanya resapan ini diletakan di mana ya?trims

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Free Samples By Mail