Diskusi: suka duka menjadi penulis


Diskusi bersama civitas T.Sipil Unika dan penerbit Erlangga, rg. Hendricus Constant, Jumat 28-03-2008

Q: “Kenapa tertarik menerjuni dunia penulisan buku ?”

A: Kesenangan untuk menulis, mencurahkan isi hati melalui tulisan (ingat bahwa sukses datang dari melakukan pekerjaan yang kita senangi). Menulis itu candu (Sepertihalnya kopi yang mempunyai efek kafein, bila kita sudah pernah menulis sebuah buku, pasti ingin untuk menulis terus). Keinginan untuk berbagi (berbagi ilmu, pengalaman, dan informasi dengan sesama)

Q: “Apa isi tulisan-tulisan yang saya buat?”

A: Bidang utamanya yaitu arsitektur (berhubungan dengan basic keilmuan yang dipelajari saat masih di bangku kuliah). Sub bidang (turunan) dari bidang arsitektur itu sendiri yaitu= desain rumah, interior, desain ruko, real estate dan fengshui

Q: “Karya-karya apa saja yang sudah dihasilkan ?”

A; Logiskah Fengshui; Mengelola Investasi Real Estat; Rumah Modern Metropolis; Menata Interior sesuai Fengshui; Ragam Desain Ruko; Interior Ruang Usaha

Q: “Sejak kapan mulai senang menulis?”

A: Awal mulai menulis pada jurnal dan artikel-artikel ilmiah di kampus. Kebetulan ada beberapa tulisan yang disenangi pihak penerbit (waktu itu PT. Trubus Agriwidya Ungaran) untuk diterbitkan, dan berlanjut hingga saat ini. Sampai sekarang menulis enam buku, dengan dua penerbit, dan masih secara berkala menyumbangkan naskah-naskah untuk diterbitkan

Q: “Dimana tulisan-tulisan Saya dapat ditemui ?”

A: Di berbagai buku-buku yang telah saya tulis, di toko-toko buku ataupun di rumah-rumah orang yang sudah membeli dan membaca buku-buku Saya. Saya juga senang menulis artikel di berbagai wadah media, seperti jurnal-jurnal formal maupun non formal, artikel internet, dan forum. Selain itu saya punya kesenangan baru yaitu menulis blog, dan ternyata nge blog itu juga bisa menjadi candu.

Q: “kalo inspirasi dapet dari mana? apa mood juga suka naik turun gitu?”

A: inspirasi bisa datang kapan aja, gak harus pas didepan layar computer. pas di komputer malah pikiran seringnya blank, ya udah akhirnya malah nge blog, ngisi forum, atau YM an, heheh. kadang inspirasi datang saat sedang bekerja, atau malah saat sedang berada diluar rumah. supaya enggak lupa makanya saya biasanya selalu bawa alat tulis untuk mencatat setiap ide-ide yang keluar, syukurlah sekarang alat komunikasinya juga bisa buat nyatet ide tersebut.

Q: “gak ada mood setter khusus? “

A: gak harus koq, bahkan pada saat sedang didalam kamar mandi pun bisa tiba2 muncul :D

Q: “kalo secara penulisan nih, kayanya orang males nulis tuh juga karena sistem editorialnya yang bisa berkepanjangan. kalo ngadepin orang2 rewel gitu?”

A: Belajar gimana caranya menghadapi karakter setiap orang, intinya tetep berusaha supaya naskahnya bisa diterima. Terkecuali setelah melalui diskusi dengan berbagai pihak, baru kemudian menyadari bila naskah tersebut tidak layak jual, ya sudah, ndak perlu memaksa diri, cari bahan tulisan yang lain. tapi yaaa, kalo mentok, cuma masih kita anggap layak jual, coba aja ke pihak yang berbeda. Masih banyak penerbit laen yang mau nerbitin kok, hehehe

Q: “apa sih bedanya nulis untuk di terbitin, sama menulis buat konsumsi akademis?”. ”Kita tentunya sudah sering menulis sesuatu, baik tugas-tugas, diary, blog maupun hal-hal lain. Nah, kalo memang begitu, untuk merubahnya kedalam bentuk tulisan yang bisa dijual gimana caranya?”

A: Masih banyak jalan kesitu, tentunya dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Sebuah buku tidak mungkin dihasilkan dalam jangka waktu sekejab. Kupu-kupu juga tadinya berasal dari ulet jelek, yang kemudian berubah jadi makhluk yang lucu. senantiasa melakukan feedback, introspeksi terhadap apa yang sudah dilakukan, sehingga hasil tersebut bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari

Q: “Penulis/Pengarang itu potensial gak sih buat dijadikan mata pencaharian utama?”

A: Bisa, tapi saya ndak menjamin kecuali benar-benar telah menghasilkan banyak karya-karya brilian yang diterima umum. Banyak penulis yang mempunyai mata pekerjaan lebih dari satu contoh=Andrea Hirata (Laskar Pelangi) itu juga bekerja di perusahaan telekomunikasi, Dewi Lestari (supernova, dll) juga penyanyi, Jenar Mahesa Ayu juga (Jangan main main dengan Kelaminmu) presenter, Donald Trump (The art of Deal) juga developer, dan masih banyak lagi. Ada juga yang menjadikan pekerjaan sebagai penulis ini sebagai satu-satunya pekerjaan, JK Rowing (Harry Potter), Robert Kiyosaki (Rich Dad), dll, tapi kayaknya selain dari royalti buku, mereka juga dapet duit dari Seminar-seminar dan berbagai publikasi yang lain. Saya sendiri selain menulis buku, sehari-harinya juga bekerja sebagai kontraktor J

Q: “Apa tips yang dapat disampaikan buat pembaca dan audiens? “

A: Kerjakanlah sesuatu yang kita inginkan dengan senang hati, penulis hanya salah satu dari beberapa alternatif mata pekerjaan yang dapat dijadikan sebagai pegangan hidup. sukses itu gak harus menjadi orang terkenal terlebih dahulu, banyak juga orang sukses yang tidak terkenal. Selalu membantu orang lain, terutama apabila menyangkut bidang ilmu yang bersangkutan (ndak usah pelit ilmu). Kita gak mungkin hidup tanpa bantuan dan pertolongan orang lain koq, it’s about team work. Tetep membumi, sadarilah bahwa diatas langit masih ada langit, hal ini akan membuat jiwa kita lebih tenang dalam menghadapi kehidupan. Selalu bersyukur dalam susah dan senang, semua itu datangnya dari yang Kuasa.

Q: “Apa saja keinginan yang belum tersampaikan?”

A: Banyak, namanya saja manusia, pasti punya keinginan terus menerus, yang pasti saya masih ingin menulis dan menghasilkan lebih banyak karya-karya yang bermanfaat buat orang lain. Salah satu keinginan saya yang lain yaitu ingin menulis novel, novel yang bener-bener novel dan bukan sebuah buku ilmiah ataupun buku pengetahuan. Entah kapan keinginan ini baru akan dapat terwujud.

7 komentar:

Trisna mengatakan...

(^^,)
sudah lihat kok bukunya.. bagus.. memang benar kalau sudah sekali menulis buku itu memang jadi ketagihan, saya juga begitu.. sayangnya saya tidak ada keberanian untuk mempublikasikan novel yang telah saya buat (hahaha - GUBRAK!)
jadi.. selamat saja untuk Andie semoga buku2 yang dibuat oleh Andie laku keras.. =)

Dreesyach mengatakan...

Pertamakali yg ingin sy utarakan adalah "SALUT & HEBAT".

Bagi saya, menulis bukanlah hal yg mudah, apalagi terkait dg salah satu bidang keilmuan tertentu. Sangatlah dibutuhkan keakuratan dan ketajaman perspektif si penulisnya. Menulis... urgh susah!! hehe... Tapi membaca Q&A antara Civitas UNIKA dg mas Andie, wuiyyy.. jadi terinspirasi. Bisa gak ya seperti Om (eh Bapak) yg satu ini? he3..

Oke deh, semoga sukses selalu. Ditunggu karya2nya yang terbaru untuk memperkaya khasanah ilmu arsitektur dan sejenisnya di Indonesia.

Andie Wicaksono mengatakan...

thanks for da wish, Trisna n Andri, bisa menjadi penambah semangat dalam berkarya. Sukses juga dengan kesibukannya masing2 dan semoga dunia arsitektur Indonesia semakin bertambah jaya. :) andie

kopdang mengatakan...

Salam kenal...

Arsitek ya?
wah hebat..dulu saya mau jadi arsitek, tapi keduluan kakak..
jadilah saya abdi hukum..
kekekekekek..
;)

adipt mengatakan...

wah, blognya baru nih. pakai domain name yang catchy pula. congrats bang! gut lak with the blog

Gratcia mengatakan...

Wow...mo nulis NOVEL, itu baguuus, tentang apakah? Ditunggu yah :)

Santo mengatakan...

Hem, gw pengen bli bukune , kebetulan gw tugas di jauh dari peradaban neh, di papua.hihihihi. Disini toko bukunya malah kebanyakan majalah luar. Klo bli online bisa ga? Kemarin gw cari di langganan gw http://pestabuku.info/?page_id=3&category=3 tapi kaga ada.
Bisa masukkin kesana ga? Gw berminat dengan buku Desain Ruko.
Oh ya satu lagi, ga usah jd novelis, duitnya dikit loh. heheheh

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Free Samples By Mail