Tentang Andie

Andie A Wicaksono, Lahir tanggal 15 Maret 1981, seorang arsitek dan penulis buku arsitektur, interior dan fengshui. Memperoleh gelar master di bidang arsitektur di Universitas Diponegoro, 2004 dengan spesialisasi pada Urban Design. Lulus dari Jurusan Arsitektur FT Universitas Diponegoro, 2003. Menyelesaikan studi di SMA Taruna Nusantara tahun 1998

Setelah mengikuti program Professional Fellows dari US State Gov, selain menjalankan rutinitasnya sebagai pengajar arsitektur, Andie kini mendedikasikan diri sebagai seorang pecinta lingkungan

Fengshui Kamar Tidur dan Penataan Perabotnya

Kamar tidur adalah salah satu ruangan terpenting dalam fengshui, karena manusia menghabiskan hampir sepertiga waktunya di dalam ruangan tersebut. Saat menjadi narasumber talkshow fengshui di beberapa kota di Indonesia, banyak pertanyaan yang di ajukan terhadap ruangan kamar tidur, terutama dalam hal:

Hindari bentuk tak beraturan pada ruang tidur. Bentuk kotak yang sederhana akan mendapatkan chi' yang baik. Bentuk ruangan yang baik adalah kotak, karena unsur psikologis manusia lebih nyaman bila berada didalam ruangan yang berbentuk persegi. Bentuk kubah ataupun tabung hanya dibuat untuk ruangan publik tertentu, misalnya menara, bukan ruangan untuk tidur.

Beberapa perabot ruang kamar tidur yang perlu di perhatikan antara lain: 
"Dipan/ranjang, cermin rias, lemari pakaian dan pintu ruang tidur"

Hindari meletakkan ranjang persis di depan lemari, hal ini akan menurunkan psikologis kita saat bangun tidur, dan dapat menurunkan mood di pagi hari.

Hindari dua atau lebih pintu ruang tidur yang saling berhadapan, menurut fengshui akan menyebabkan pertengkaran keluarga antar penghuni kedua kamar tersebut. Pintu kamar yang berseberangan atau berhadap-hadapan tidak baik menurut fengshui, karena dipercaya kedua penghuni kamar tersebut tidak akan bisa akur. Pada dasarnya efek psikologis yang ada disini adalah dengan adanya dua pintu berseberangan maka antara penghuni kamar satu dengan yang lain akan merasa saling diawasi.

Hindari peletakan pintu ruang tidur yang segaris dengan pintu dapur, dan hindari ranjang yang menempel dengan dinding dapur. Chi tidak sehat dari dapur akan masuk ke dalam kamar dan mempengaruhi kesehatan penghuni di dalam kamar, dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan.

Pintu ruang tidur yang segaris dengan pintu dapur tentu saja tidak baik karena asap pembakaran tidak sehat yang dihasilkan oleh kompor yang ada di dapur akan masuk ke kamar. Hal ini akan berpengaruh terhadap kesehatan penghuni kamar.

Hindari posisi tempat tidur yang menghadap pintu KM/WC, dan ranjang yang berbatasan langsung dengan dinding kamar mandi/WC. Solusi memberi penyekat antara pintu KM/WC dengan tempat tidur, atau memindahkan arah pintu KM. Tempat tidur yang menghadap pintu KM / WC dalam memang tidak baik karena aroma yang dikeluarkan dari arah wc seringkali langsung tercium oleh orang yang berada di tempat tidur pada posisi tersebut. Hal ini tentunya secara psikologis tidak baik, dan membuat tidur tidak nyaman.

Kamar mandi menyimpan udara dingin, sehingga apabila ranjang di letakkan pada sisi dinding yang berbatasan dengan kamar mandi, dikhawatirkan kesehatan penghuni kamar akan terpengaruh, terutama saluran pernapasan.

Artikel fengshui lainnya:

Baca selengkapnya mengenai penataan fengshui kamar tidur di buku :
- Menata Interior sesuai Fengshui (Griya Kreasi: Jakarta)
- 125 Tips Praktis Fengshui (Griya Kreasi: Jakarta)
- Tanya Jawab Fengshui: Mengapa Begini Mengapa Begitu (Griya Kreasi: Jakarta)
Buku-buku dapat di beli di seluruh toko buku di Indonesia

Konsultasikan karir, keuangan, kesehatan, usaha dan penataan fengshui rumah dan bangunan anda di http://fengshui.andiewicaksono.com

Sinopsis Buku: Jelajah Arsitektur Dunia

Pada kota-kota megapolitan dunia seperti Shanghai, New York, Berlin dan Tokyo kita akan mengamati proses transformasi bentukan arsitektur dan  ruang publik kota yang terjadi dalam rentang waktu tertentu, beberapa di antaranya terdegradasi secara fisik dan kualitas lingkungannya dan menjadi tempat dengan pusat kriminalitas tinggi, akan tetapi kemudian hari mampu mendunia dengan kumpulan bangunan pencakar langit yang berlomba-lomba mengisi ruang-ruang tertinggi di pusat kotanya.

Buku Jelajah Arsitektur Dunia ini mengilustrasikan ragam arsitektur bangunan dan urban desain fenomenal dari berbagai penjuru dunia dalam bentuk foto-foto dengan kualitas tinggi disertai pembahasan mengenai keunikan sosok bangunan, sejarah, ruang publik,  elemen urban, distrik, simpul, tetenger, dan letak tempat-tempat yang menarik untuk di kunjungi.

Buku ini mengajak kita untuk menjelajahi bagaimana sudut-sudut kota yang tadinya suram, kotor dan penuh polusi kemudian disulap menjadi magnet, bagaimana proses perubahan yang terjadi pada komposisi arsitektur sebuah kota terjadi karena pengaruh politik dan perang, dan proses penyatuan berbagai ide-ide kreatif untuk membentuk karya arsitektur mampu merubah wajah sebuah kawasan. Pun demikian halnya hasil perpaduan beberapa kompleks arsitektur berbeda jaman yang dapat kita lihat di kota Bonn, Koln dan Dresden.

Bagian buku lainnya menjelaskan tentang peranan arsitektur dalam menggunakan elemen lanskap sebagai kanvas dengan mendirikan bangunan yang semakin mempercantik dan mengoptimalkan fungsi keberadaan ruang-ruang publik di bantaran sungai, kanal, danau, tepian air, bukit, pegunungan, hutan serta taman-taman kota seperti Hangzhou, Venice, San Fransisco, Washington DC, Brussel, Weimar dan Kyoto.

Buku “Jelajah Arsitektur Dunia” akan mengajak kita untuk memasuki lorong waktu yang berbeda-beda melalui kumpulan karya-karya terbaik arsitek dari berbagai belahan dunia dengan perpaduan kehidupan kota disertai telaah kultur dan tips kuliner yang atraktif.

Tempat-tempat wisata menarik yang ada di buku ini:

US: Times Square Lincoln Center Colombus Circle Statue of Liberty US Capitol Building World War II Monument Washington Monument Lincoln Memorial CINA Nanjing Road XiHu Lake JEPANG: Shinjuku Roppongi Hills Kiyomizu-Dera Temple JERMAN Marktplatz Platz Der Republik Postdamer-Platz Koln-Altstadt Altmarkt der Zwinger BELGIA:La Grand Place ITALIA:Rialto Bridge San Marco

Jadilah penjelajah, nikmati keindahan berbagai tempat-tempat menarik di seluruh penjuru dunia, dan kembalilah ke tanah air untuk menciptakan sebuah karya arsitektur internasional yang spektakular dan fenomenal bagi negeri tercinta kita di masa yang akan datang.

BELI BUKUNYA DI SINI

Selamat menjelajah!

Bagaimana cara menata Desain Interior Kamar Kost?

IDE DESAIN kamar kos berikut berawal dari permasalahan penataan kamar berukuran kecil yang sering kali terlihat kurang teratur dan sumpek. Ide desain yang disajikan berikut mencoba memberikan solusi untuk permasalahan tersebut.


Penggunaan warna hijau yang berkesan segar, sejuk, dan menenangkan dipadukan dengan warna material kayu yang berkesan hangat dan nyaman akan menimbulkan suasana yang hangat, tetapi tidak sumpek. Agar suasana hangat dan tidak sumpek tersebut tetap terasa, penataan perabot di dalamnya juga harus dibuat seminimal mungkin. Letak tempat tidur ditinggikan, sedangkan di bawah tempat tidur bisa digunakan untuk tempat belajar yang dilengkapi dengan lemari di sampingnya.


Sementara itu, ruang bagian depan bisa digunakan sebagai ruang bersantai untuk menonton televisi. Selain itu, ruangan ini juga
bisa digunakan sebagai tempat menerima tamu ataupun aktivitas lainnya, seperti makan, membaca buku, dan lain-lain. Secara umum, penataan interior ini membuat ruangan tidak kaku dan tampak lebih modern.

Baca penjelasan selengkapnya di Buku: 

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Free Samples By Mail