Tentang Andie

Andie A Wicaksono, Lahir tanggal 15 Maret 1981, seorang arsitek dan penulis buku arsitektur, interior dan fengshui. Memperoleh gelar master di bidang arsitektur di Universitas Diponegoro, 2004 dengan spesialisasi pada Urban Design. Lulus dari Jurusan Arsitektur FT Universitas Diponegoro, 2003. Menyelesaikan studi di SMA Taruna Nusantara tahun 1998

Setelah mengikuti program Professional Fellows dari US State Gov, selain menjalankan rutinitasnya sebagai pengajar arsitektur, Andie kini mendedikasikan diri sebagai seorang pecinta lingkungan

Lima Ketakutan Terbesar Saya

Ini adalah daftar ketakutan terbesar saya saat akan meninggalkan tanah air untuk menempuh studi di luar negeri. Tulisan ini Saya tuliskan tidak untuk menyombongkan diri atas apa yang sudah saya peroleh, tetapi untuk memotivasi siapapun yang membaca artikel ini untuk memanfaatkan setiap peluang yang ada. Apabila ada kesempatan, lakukan, jangan takut untuk memulainya. Pasti akan ada sesuatu yang menakutkan didepan sana, tetapi jangan sampai ketakutan itu menjadi benteng tebal yang menghalangi kita untuk maju. 
Apakah yang membaca artikel ini punya ketakutan? Sama, saya juga. Tuliskan lima ketakutan terbesarmu dalam selembar kertas, dan pikirkan bagaimana cara menanganinya. Ini adalah daftar lima ketakutan saya yang terbesar:  

1. Saya takut terbang
Ya, saya takut terbang, karena saya pernah mengalami penerbangan dengan cuaca buruk saat masih SMA. Ajaibnya, ketakutan saya ini justru membuat saya bisa berkeliling dunia. Shanghai, San Fransisco, New York, Tokyo, Kyoto, Frankfurt, Bonn, Stuttgart, Venice, Seoul, Busan, dan terakhir baru-baru ini adalah Amsterdam, Rotterdam, Copenhagen, Oslo, Stavanger, ini adalah beberapa kota dibelahan dunia lain yang sudah Saya kunjungi. Kebanyakan tanpa menggunakan biaya pribadi. 
Bagaimana mungkin? Bisa, gunakan beasiswa atau dana sponsor, misalnya fellowship. Ini adalah cara Saya mengunjungi kota-kota tersebut, hampir tanpa biaya. 
Lalu, tentang takut terbang? Anggap saja ini adalah cerita tentang bagaimana cara orang yang takut terbang bisa menjelajah dunia. 
Begini rahasianya, jadi setiap kali akan terbang, saya selalu meminum antimo supaya saya bisa tidur (baca: pingsan, tidak sadarkan diri) :D  Ketakutan ini biasanya makin menjadi saat satu dua hari menjelang keberangkatan. Tapi pada saat sudah berada di pesawat, ya sudah, pasrah saja, tidak ada lagi yang bisa saya lakukan. Saya juga tidak mungkin mengambil alih kemudi pesawat dari pilot. Jadi daripada sibuk mengamati jam landing atau duduk diam berkeringat dingin sambil melihat panel navigasi karena terjadi turbulence ringan didalam kabin, lebih baik gunakan waktu untuk mengobrol/berbincang dengan orang disebelah, atau menonton televisi, mendengarkan musik, atau cara yang paling gampang untuk menghabiskan waktu dipesawat, tidur.  
Ada pengalaman lucu saat saya harus terbang dari Yogyakarta ke San Fransisco, transit di Jakarta dan Hongkong. Jarak Hongkong-San Fransisco harus ditempuh dalam waktu 14 jam, dan saking takutnya beberapa saat setelah take off dari Hongkong, saya minum antimo dua butir dan obat itu membuat saya tertidur selama 12 jam. Saat saya terbangun, Saya sudah bisa melihat daratan Amerika dari jendela pesawat. Sepasang suami-istri berkebangsaan Amerika yang ada disebelah tempat duduk menyapa saya sambil menyelutuk: "what medicine are you use? you sleep like a baby!". Sepanjang 12 jam saya pingsan itu mungkin mereka memperhatikan Saya sambil tertawa. Saya menunjukkan bungkus antimo sambil berkata: "This one, from Indonesia. But please don't try it at home, it will make you stupid" :D   

2. Saya takut tidak bisa bersama orang-orang yang saya cintai
Ya, saya takut kehilangan keluarga saya, terlebih keluarga inti, anak-anak, istri. Jadi alih-alih meninggalkan, mereka saya bawa kesini, ke Belanda. Istri saya juga mendapatkan beasiswa yang sama. Banyak orang menyangka bahwa kami beruntung. Ya, kami beruntung, tapi dibalik itu, yang jarang diketahui orang-orang, kami berusaha sangat keras untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Kami mendaftarkan diri, mempersiapkan bahasa (TOEFL), mengikuti proses seleksi bersama-sama, menghabiskan waktu-waktu kami yang berharga di tahun kemarin untuk saat ini, untuk hari ini, sehingga kami bisa melakukan studi di luar negeri bersama-sama, sekaligus tetap bersama orang-orang yang dicintai.
Memang tetap ada yang kami tinggalkan, bapak/ibu dan adik kami tetap berada di Indonesia, tapi sekarang ada banyak cara, lewat skype, facebook phone, atau apapun, makin mendekatkan jarak kami dengan mereka. Bahkan bisa dibilang komunikasi dengan jarak sekarang (Rotterdam-Indonesia) sejauh 16.000km dengan orang tua dan kerabat di Indonesia justru lebih intens dilakukan dibandingkan saat kami masih berada di Indonesia.

3. Saya takut kehilangan harta benda (materi)
Di tanah air, tadinya banyak yang saya pikirkan, harta benda, rumah, kos-kosan, motor, mobil, dan semua materi yang lain. Siapa yang akan merawat dan menjaga semua itu? Lalu apa yang saya lakukan? Pasrahkan semuanya kepada yang Kuasa, Allah SWT. Beberapa hari menjelang keberangkatan, saya sempat terpikir mengenai hal-hal tersebut. Hal yang saya lakukan adalah berpasrah, seolah-olah semua itu sudah tidak ada. Memang ada beberapa hal yang masih sempat saya delegasikan kepada sahabat-sahabat saya, pengelolaan kos saya pasrahkan kepada orang tua, pengelolaan kantor kepada rekan kerja, beberapa saat menjelang berangkat, Saya pastikan bahwa semua sudah ada yang menangani, everything is under control.
Saat berangkat, ya sudah, pasrahkan semuanya, materi bisa dicari lagi. 
Lalu, apa yang terjadi saat ini? adalah semua yang saya khawatirkan dulu, berbalik. Sembah syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT penguasa langit dan bumi ini, disini saya dan keluarga kecil saya mendapatkan rumah yang lebih nyaman, kendaraan yang lebih baru dan lebih baik, hidup yang lebih layak, semua seolah-olah diganti oleh yang Diatas. Oh iya, hampir semua materi yang saya takut tinggalkan di Indonesia, itu semua masih ada, dan ditangani oleh sahabat-sahabat terbaik Saya.

4. Saya takut meninggalkan pekerjaan dan kesenangan saya di Indonesia
Pastinya, saya juga takut kehilangan pekerjaan dan kesenangan saya di tempat asal, menulis buku, mengajar, kesenangan online dengan internet, tadinya saya takut disini tidak bisa lagi saya lakukan. 
Apa yang terjadi disini?
Semua yang saya sebutkan, justru dapat saya lakukan disini dengan lebih baik. Semua seperti sudah disediakan. Saya mempunyai waktu yang lebih baik untuk menulis, saya diberi kesempatan untuk mengajar, dan satu lagi tambahan yang menyenangkan, disini Saya mempunyai kesempatan yang lebih baik untuk lebih mendekatkan diri dengan keluarga dan anak-anak Saya. Untungnya saya rela meninggalkan koneksi internet speedy 3Mbps di Yogyakarta dan menukarkannya dengan kecepatan 50Mbps di Rotterdam. 

5. Saya takut gagal
Kegagalan adalah ketakutan semua orang, demikian juga saya. Saya takut gagal. Makanya saya mencoba. Keyakinan saya adalah: satu keberhasilan itu pasti dimulai dari sepuluh kegagalan. Kalau saya gagal kali ini, saya masih punya sembilan kali kesempatan untuk mencoba. Jadi supaya tidak gagal, saya harus mempersiapkan diri saya dengan lebih sungguh-sungguh. Kalau saya bisa, tentunya yang membaca artikel ini juga bisa kan? 

Selamat menjelajah! :)
Saya sudah mendokumentasikan beberapa bagian dari perjalanan saya dalam buku: 
"Jelajah Arsitektur Dunia"



















Bukunya bisa didapatkan di toko-toko buku terdekat. 
Baca dan rasakan pengalaman-pengalaman menarik yang saya temukan saat mengunjungi arsitektur dari beberapa kota di dunia.

Note:
Ini adalah ketakutan yang tidak terkait dengan agama/kepercayaan dan adab/tingkah laku sehari-hari, seperti takut kepada Allah SWT, takut korupsi, dll, hal tersebut tidak saya bahas dalam artikel ini.

6 Cara Melancarkan Bahasa Inggris dengan Menyenangkan

"How to learn English with fun?"
Artikel ini kita tuliskan karena banyak teman-teman yang menanyakan bagaimana cara agar nilai TOEFL mereka dapat meningkat dengan pesat. TOEFL secara internasional diakui sebagai standar untuk mengukur kemampuan seseorang berbahasa Inggris. Ingat, bahasa Inggris telah menjadi acuan standar di berbagai negara sebagai bahasa internasional. Bahasa internasional itu bahasa Inggris, bukan bahasa Mandarin, Belanda, Jerman, Prancis, Jepang, Arab, atau Korea. Apabila kita ingin mendapatkan beasiswa nasional ataupun internasional contohnya beasiswa LPDP, ya standarnya adalah TOEFL. Demikian halnya untuk tes menjadi pegawai di berbagai perusahaan elit, nasional maupun internasional. Bahkan saat ini untuk tes masuk PNS, TOEFL sudah menjadi persyaratan standar untuk dapat diterima menjadi pegawai.

Kita seringkali merasa enggan untuk mulai, lawanlah itu. Fokus pada target apa yang kita inginkan? Mau dapat beasiswa keluar negeri? Ya, "paksa"lah diri kita untuk mendapatkan itu. Lancarkan skill bahasa Inggris kita, bagaimanapun caranya.


"Tapi saya tidak punya waktu untuk belajar" 
'Tidak punya waktu' ini hanyalah satu dari seribu alasan yang ada, yang akan menghambat kita untuk meraih apa yang kita inginkan. Buatlah cara agar belajar bahasa Inggris menjadi menyenangkan. Belajar itu menyenangkan, tetapkan ini dibenak kita. Bagaimana cara membuat proses belajar menjadi menyenangkan?

1. Ikut les/kursus bahasa Inggris
Ikut les atau kursus bahasa adalah sesuatu hal yang menyenangkan. Bila tidak menyenangkan, buatlah agar atmosfernya menjadi menyenangkan. Tetapkan pikiran, bahwa les bahasa itu menyenangkan. Jangan membuat alasan, "ah gurunya nggak ganteng atau nggak cantik, atau cara mengajarnya bertele-tele". Hal-hal tersebut hanyalah satu dari seribu alasan. Dalam prosesnya, seringkali kita menjadi agak malas-malasan, contohnya, sering datang terlambat ke tempat les. Sadarilah bahwa tempat les tidak perlu kita, kitalah yang butuh mereka. Mereka hanya butuh uang kita (tidak peduli kita lulus atau tidak). Kita yang butuh mereka untuk meningkatkan nilai TOEFL.

Bila sedang les bahasa, didalam ruang les, maksimalkan itu. Tanyakan semua hal yang kita ingin ketahui untuk meningkatkan nilai TOEFL kita. Tanyakan kata-kata yang tidak kita mengerti, atau bagian dari beberapa struktur kata sulit, kata tunggal, kata jamak, yang kita belum paham. Itu adalah tugas mereka untuk membuat kita menjadi paham. Pelajari bagian vocabularies, structure, jumble questions, jumble sentences, reading, conversation dengan maksimal. Bila perlu, ajak komunikasi guru lesnya diluar jam les.

2. Latihan secara autodidak
Banyak dijual buku dan CD interaktif untuk menyiapkan diri dengan tes TOEFL. Bagi yang lebih pede berbahasa Indonesia, beli yang pengantarnya Bahasa Indonesia. Tapi, sebaiknya beli yang sekaligus bahasa pengantarnya in English, sekalian membiasakan mengerti suruhan atau pertanyaan untuk tesnya. Beberapa lembaga penguji juga menyediakan download gratis tes iBT, ITP dan soal-soal latihan bisa dipakai untuk 'getting familiar' dengan jenis-jenis soal dan cara menjawabnya.
Untuk iBT: https://www.ets.org/toefl/ibt/prepare/ dan
ITP: https://www.ets.org/toefl_itp/content/sample_questions/
Sebagian besar sekolah di luar negeri sekarang prefer untuk internet based test (iBT) karena ada speaking part-nya sehingga overall kemampuan kandidat dalam berkomunikasi in English tergambar jelas.
Juga tersedia video untuk persiapan iBT test day:
https://www.ets.org/s/toefl/flash/15571_toefl_prometric.html

3. Membaca buku, artikel, media online dan jurnal (sangat penting untuk reading comprehension) berbahasa Inggris
Baca, baca dan baca. Dari membaca, kita akan terbiasa untuk menyusun kalimat dengan benar. Jangan batasi hanya novel bacaan anak-anak, tapi lebih ke scientific and literary reading materials, karena justru TOEFL biasanya mereview kemampuan membaca yang 'susah-susah'. Biasakan diri kita dengan level bahasa yang susah, sehingga tidak terkaget-kaget dengan jenis reading test nantinya. Internet jangan cuma buat facebook-an aja. Media online yang menyajikan muatan lokal dalam format "in English" seperti thejakartapost.com atau jakartaglobe.beritasatu.com saat ini juga sangat mudah diakses dengan internet, jadi seharusnya nggak ada alasan untuk

4. Menonton film berbahasa Inggris
Cari berbagai jenis film, tidak hanya genre yang kita suka aja, semakin banyak varian yang ditonton kosakata kita juga semakin berkembang. Untuk menambah kosakata, film dengan setting jaman medieval (abad) pertengahan dengan action perang biasanya bagus untuk menyesuaikan listening kita. Selain itu juga genre drama romantis setting jaman Shakespeare, Louisa May Alcott, etc.
Jangan lupa untuk mematikan 'text translate' bahasa Indonesia dari remote. Kalo nggak dimatikan, sama aja bo'ong.

5. Cari partner tandem (untuk memperlancar conversation
Bergaullah dengan international students atau expats di kotamu! Pasti ada komunitasnya, kenal satu aja, nanti pasti bisa dibawa-bawa kenalan dengan yang lain. Sebaiknya buat jadwal ketemu regular untuk melatih speaking and conversation. Kalau memang tidak memungkinkan bertemu untuk partner tandem ini, bisa juga kenalan di sosial media lanjut ke skype, whatsapp call, etc.
Tandem berarti berdua, atau lebih dari dua orang. Jadi dari kita juga kalau bisa partnermu belajar Bahasa Indonesia. Biasanya ini di posting di media universitas.

Masih nggak nemu juga? Naik taksi atau becak, coba ngobrol in English dengan drivernya. Rata-rata mereka pasti bisa berbahasa Inggris, meskipun kosakatanya terbatas.

6. Liburan ke luar negeri
Ini paling asyik dilakukan. Kalau bisa, saat liburan ke luar negeri, jangan terus-terusan bergerombol jalan dengan sesama orang Indonesia. Cari teman jalan orang setempat, supaya kita kepaksa berbahasa inggris. Lebih bagus lagi kalau bisa ke negara-negara berbahasa inggris, seperti US, UK, Singapore, Hongkong, atau Australia. Kalau mau lebih 'kepaksa' lagi, stay di apartment native speaker berbahasa Inggris, jadi ada kesempatan ngobrol dengan yang punya rumah. Tanya jalan aja dah bisa nambah poin untuk latihan berbahasa Inggris, ingat pitch control, alias suara kita harus jelas terdengar, sesuaikan nada suara, karena saat bicara Bahasa Indonesia, hampir semua orang menggunakan pitch suara rendah.

Jadi, setelah baca artikel ini, masih merasa susah untuk meningkatkan TOEFL? Coba terapkan 6 cara ini, mudah-mudahan nilai TOEFLnya naik dengan pesat.

Referensi buku:
Steal like an Artist | Show your work!

Fengshui Tahun 2015 Kambing Kayu

Tahun 2015 ini boleh disebut sebagai: "tahunnya industri kreatif". Akan banyak bermunculan berbagai kreasi di bidang seni dan teknologi. Hal ini didukung oleh karakter kambing yang cerdas, pendiam, kreatif, sentimental dan menyukai orang-orang yang menurutnya dapat menginspirasi dirinya. Bila dipadukan dengan elemen kayu yang dinamis, lentur, mudah berkembang tetapi juga mudah patah, karakter kambing dan kayu ini akan menghasilkan sebuah inovasi seni dan teknologi dibidang ruang luar (outdoor), misalnya seni tari, kontemporer, ataupun juga teknologi luar ruangan.


Orang bershio kambing juga dikenal mencintai keluarganya, dan sering menyibukkan diri untuk lebih mengurusi keluarga. Mereka ingat beberapa hal detail anggota keluarganya seperti makanan favorit, hari ulang tahun, dan beberapa hal sentimentil lainnya.  Mari kita lihat seperti apa aura kambing kayu ini pada penjelasan dibawah:

-->
Internasional dan Politik
Setelah kita disibukkan dengan membahas hiruk pikuk kuda pada tahun 2014 yang lalu (baca penjelasan saya tentang shio kuda), tokoh-tokoh/politisi yang berjalan miring (ingat langkah loper dalam catur), tahun ini seharusnya akan menjadi tahun yang baik untuk 'cooling-down'. Dibutuhkan rekonsiliasi antar semua elemen politik untuk mencapai Indonesia Emas 2045. Bagi kalangan politisi jahat (bad politician), saya mengingatkan bahwa tahun ini semua isu-isu yang tidak baik yang biasanya anda gunakan untuk menyerang 'lawan', justru akan menjerumuskan pelakunya sendiri. Kambing terkenal dengan kejujurannya. Lebih baik menjalin kerjasama dengan pihak-pihak yang dulunya berseberangan.

Akan ditemukan beberapa inovasi baru yang diperkirakan akan membuat "berang" pelaku bisnis minyak bumi (fosil-fuel), yang akan membuat orang-orang akan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. "Berang" karena omzetnya akan sedikit tergerus, tapi disisi lain, ini akan menjadi langkah baik untuk menyelamatkan lingkungan dan bumi yang kita sayangi ini.

Pekerjaan dan Bidang Usaha
Seperti yang saya katakan bahwa 2015 ini adalah tahunnya industri kreatif, maka pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan seni dan teknologi lah yang akan berkembang dengan pesat. Akan muncul sebuah "breakthrough" di bidang teknologi, juga akan ditemukannya banyak paten-paten baru. Mungkin saja pada tahun ini akan ditemukan sebuah inovasi baru, misalnya usaha pembuatan drone untuk berbagai keperluan, atau bahkan "robo-maid" yang bisa kita suruh mengepel lantai ruangan setiap saat. Robo-maid ini juga solusi bagi para ibu yang bapak-bapaknya suka ber"manuver" di rumah, hehe.

Ya, tahun kambing kayu adalah tahunnya beberapa pemain industri kreatif besar, didalam negeri kita mengenal nama Bob Hasan, Inul dan Ciputra sebagai beberapa tokoh bershio kambing. Diluar negeri, ada Bill Gates, Bruce Willis, Michael Angelo, Julia Roberts sampai Mikhail Gorbachev, orang-orang penting bershio kambing yang mendunia hasil dari pekerjaannya.

Meski tampak rapuh diluar, dengan 'kepinteran' dan kekalemannya orang-orang bershio kambing ini memiliki potensi besar untuk membuat kagum orang-orang disekitarnya. Beruntunglah anda yang sedang menjalankan usaha di industri kreatif dan teknologi seperti peneliti, praktisi IT, pengajar (guru dan dosen), artis, seniman, musisi, arsitek dan penulis (seperti saya, hehe), juga pengusaha kerajinan, craft dan industri wisata, akan mendulang gumpalan emas besar yang anda tunggu-tunggu "jatuh dari langit" pada tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kita akan memetik hasil dari usaha yang sudah kita kembangkan pada tahun kemarin. Bagi anda yang menjalankan usaha bukan di bidang industri kreatif, kembangkan terus potensi dan sisi inovasi kreatif dari pekerjaan atau bidang usaha yang sudah anda tekuni.

Arsitektur dan Interior
Misalnya anda pengusaha properti, desainlah sebuah rumah yang "pintar", misalnya rumah yang bisa dipindah tempatnya, atau rumah yang fasad (tampak muka) bangunannya bisa berganti-ganti secara otomatis, supaya penghuninya tidak merasa bosan didalamnya. Setelah orang mengenal teknologi LED yang dipigura untuk memajang file dari foto-foto kesayangan. Demikian halnya dengan anda yang bekerja atau menjalankan usaha-usaha di bidang yang bukan termasuk industri kreatif, saatnya kita mengolah jiwa dan pikiran kita untuk menemukan sesuatu yang lebih inovatif dan kreatif.

Sesuai dengan karakter kambing yang cenderung mengurangi pergerakan, sayangnya tahun 2015 ini akan menjadi tahun yang agak woles. Berhati-hati terhadap kemalasan yang akan sering muncul dalam diri kita sendiri. Juga: "waspada", terutama terhadap kejahatan cyber-crime dengan berbagai modus. So, always be positive, and be happy! :)

Artikel lain tentang fengshui :

Bahan bacaan :
125 Tips Praktis Fengshui (Griya Kreasi, Jakarta)
Menata Interior sesuai Fengshui (Griya Kreasi, Jakarta)
Menata Rumah dengan Fengshui (Griya Kreasi, Jakarta)
Klik Fengshui.Andiewicaksono.com untuk berkonsultasi Fengshui dengan Saya 
(for certain consultation, rate tariff may apply).

Beli buku-bukunya segera: 
Fengshui Rumah, Mengapa Begini Mengapa Begitu

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Free Samples By Mail